Cara Flash Ulang Android
Cara Flash Ulang Android

Cara Flash Ulang Android

Cara flash ulang android


Umumnya flash ulang pada android dilakukan kalau ponsel kita terkena bootloops. Bisa juga kalau kita ingin mengupgrade versi OS, atau hanya sekedar mencicipi custom rom dengan berbagai kelebihannya.

Ada dua jenis flash ulang, yakni menggunakan PC dan tanpa PC. Opsi itu biasanya tergantung dari kondisi ponselnya. Umumnya untuk flash ulang tanpa PC, androidnya harus dalam kondisi sudah di-root. Begitu juga sebaliknya, android yang belum diroot, rata-rata harus menggunakan PC, kabel data dan driver yang sudag terinstall.

Untuk yang sudah di-root biasanya selalu dipasangkan terinstallnya custom recovery (CWM. Atau TWRP dan lainnya) maka cara flash ulang androidnya bisa melalui CWM. File yang di-flash berupa file berformat zip. Dan tentu saja, artian flash ulang sendiri tidak harus menggunakan ROM asli bawaan. Flash custom rom juga bisa disebut flash ulang. Metode ini tentu paling cepat, misal untuk mengatasi bootloops yang tidak bisa diatasi dengan factory reset.

Baca ini: Tutorial Root Android

Untuk yang belum di-root atau terpasangi CWM atau custom recovery lainnya, maka rata-rata flash ulangnya menggunakan PC. Biasanya ada aplikasi untuk proses flashingnya. Misal untuk jajaran SONY Xperia ada aplikasi yang namanya Flashtool. Aplikasi ini bisa juga digunakan untuk flash kernel, relock atau unlock bootloader dan lain-lain. Dan tentu saja pertamanya kita harus install dulu driver dan firmware yang cocok untuk ponsel kita.

Untuk Jajaran Samsung, ada aplikasi ODIN. Nggak jauh beda dengan Flashtool, aplikasi ini juga cukup mumpuni. Fungsinya selain flash ulang, juga untuk proses rooting. Ukurannya juga tidak terlalu besar. Jadi ini adalah aplikasi wajib bagi pengguna samsung yang tukang oprak-oprek.
Dan untuk jajaran ponsel lokal / cina ada aplikasi flash tool juga. Tapi beda jenis aplikasinya dengan aplikasi flasher untuk Xperia.

Baca ini Kumpulan Custom Rom Android dan Tutorial Penginstallannya

Yang perlu diperhatikan saat flash ulang adalah kecocokan firmware / Rom yang akan kita flash. Firmare yang tidak sama modelnya dengan ponsel android kita, tidak akan bisa diflash. Misal firmware Xperia L ke Xperia Mini. Apalagi cross device atau beda merk. Ada istilahnya ROM Patching. Istilah ini untuk cross device development atau modifikasi antar perangkat. Misal firmware model samsung dipatch untuk perangkat xiaomi. Maka istilah untuk romnya dinamakan patching rom atau patch saja. Tidak hanya firmware tetapi aplikasi juga banyak yang dipatching.

Lalu kesiapan bahan lain, misalnya driver buat ponsel juga driver adb dan fastboot. Tanpa driver tentu PC kita tidak akan mengenali ponsel yang kita hubungkan, sama saja tidak terkoneksi. Kita hanya perlu mencari driver dengan mengetikan driver dan jenis ponsel milik kita.

Tapi proses install ulang bisa dibilang mudah, apalagi untuk perangkat yang banyak beredar. Asal kita siapkan kuota internet dan mengikuti langkah-langkahnya.

Baca juga:

Admin
Opreker jarang mandi


EmoticonEmoticon