Gerakin Tangan dan Ponsel Terisi Daya | HandEnergy
Gerakin Tangan dan Ponsel Terisi Daya | HandEnergy

Gerakin Tangan dan Ponsel Terisi Daya | HandEnergy


Pola manusia sekarang simpel. Saking simpelnya, mereka akan mati gaya dan merasa tidak berguna bila ponsel pintar yang mereka genggam mati. Dan tentunya kita tahu, ponsel-ponsel tersebut belum cukup pintar untuk bertahan selama mungkin, misal, manteng selama tiga hari dengan aktifitas penuh seperti internetan dan memutar serial West World sehari dan semalaman. Percayalah, lebih dari 80% ponsel pintar yang beredar di kampung sebelah akan mati tiba-tiba dalam jangka waktu 30 menit tanpa dicolokkan ke sumber daya.

Maka pemandangan umumnya adalah setiap kita berkunjung ke kamar-kamar teman, atau selingkuhan, ponsel mereka seringnya terlihat menempel, tercekik kabel casan dan catu daya pada tembok.  Lalu satu teman ane berpikir, mungkin dia akan menggendong ACCU (seperti ACCU kering pada motor) maka penderitaan hidupnya akan berakhir. Baiklah teman yang satu itu belum tahu arti powerbank, bahkan dipastikan akan meklaim dirinya orang paling bahagia sedunia kala sudah tahu ada powerbank bergambar Sora Aoi lagi mau mandi.  

Well, tentu ada powerbank, tetapi teknologi semakin canggih saja. Tentu aja powerbank juga butuh nyolok ke dinding, bahkan kalau kita gunakan PB abal-abal, malah bisa merusak ponsel juga. Maka Michael Vaga, 19 tahun, selaku co founder memperkenalkan HandEnergy yang nggak perlu colokan listrik, cukup pake tangan aja.

Jadi inget iklan IZZY, sabun krim berkekuatan seratus tangan.

Jadi sekarang tangan kalian berguna. Selain buat ngocokin yang lain, lebih baik kocok HandEnergy.
Katanya, masih katanya, soalnya ane belum megang, benda ini hanya perlu dipegang, gerakin pergelangan tangan maka energi akan terisi. Prinsip kerjanya menggunakan dua sumbu dari rotor giroskop. Lantas kamu mikir sumbu kompor kan? Atau sumbu mata air, atau dayang sumbu.

"Kamu mungkin akrab dengan perangkat pergelangan tangan yang digunakan latihan yang disebut Powerball , yang merupakan giroskop genggam kuat," ujar pencetusnya. Ngemeng-ngemeng pergelangan tangan kita lebih dekat dengan sabun deh.

“With each rotation of your hand, the rotor speed increases significantly and generates more power. The average speed of the rotor is 5,000rpm,” ucap Michael Vaga .
HandEnergy

Rotor dalam HandEnergy berputar dengan kecepatan rata-rata 5.000 rotasi per menit untuk membuat arus listrik.  Terus setelah kita muterin pergelangan tangan sambil pegang benda yang bentuknya kayak apel ini, colokin deh ponsel kita ke HandEnergy menggunakan kabel USB.

Katanya sih, tersedianya ntar, Mei 2017, HandEnergy dibanderol 99 Euro atau 1,3 juta Rupiah.


(dari berbagai sumber)

Baca juga:

Admin
Opreker jarang mandi


EmoticonEmoticon