Mitos Charger Ponsel yang Nyolok Terus
Mitos Charger Ponsel yang Nyolok Terus

Mitos Charger Ponsel yang Nyolok Terus

Apakah charger ponsel nyolok terus bisa mengakibatkan brengkaknya tagihan listrik?

charger ponsel nyolok terus

Apakah charger ponsel yang nyolok terus bikin tagihan listrik bengkak?

Kita sering lihat fenomena charger (casan) ponsel nempel terus di colokan listrik walau tidak sedang digunakan. Baik itu di rumah teman, atau rumah sendiri. Dan mitos yang beredar adalah bengkaknya tagihan listrik.

Sebuah tim riset dari How-To Geek sudah melakukan eksperimen untuk membuktikan mitos soal listrik bengkak yang selama ini beredar di masyarakat itu. Mereka menggunakan alat untuk mendeteksi seberapa banyak daya yang disedot, dengan alat pengukur daya bernama Kill A Watt.

Pertama mereka memasang satu charger ponsel, dan alat pendeteksi listrik hanya menunjuk angka 0,0 watt pada layar. Kemudian tim dari How-To Geek pun mencoba cara ekstrem dengan memasang enam charger ponsel sekaligus dalam satu terminal listrik.
charger ponsel nyolok terus

Lalu berapa angka yang ditunjukan alat pengukur listrik ini? Ternyata Cuma 0,3 watt. Kecil bukan?

Lantas, bayangkan kalau charger ponsel terpasang terus selama satu tahun, berapa jumlah tagihan listriknya?
charger ponsel nyolok terus

Tim dari How-To Geek sudah merinci hal itu.

Bisa dihitung seperti ini, satu hari (24 jam) dikali 365 hari. 24 jam x 365=8.760 jam. Lalu 0,3 watt dikali 8.760 jam, sama dengan 2.628 watt jam.

Lalu nilai 2.628 watt jam itu sama dengan 2,7 kilowatt jam (kWh). Dihitung dari tarif dasar listrik PLN untuk tegangan rendah rumah tangga Juni 2016 adalah Rp 1.365 per kWh, Jadi, nilai 2,628 kWh tersebut tagihan biayanya hanya Rp 3.587.

6 colokan nempel terus selama setahun biayanya cuma Rp. 3.587.

Lalu mengutip dari Phonearena beberapa tahun ke belakang, menurut Profesor dari Universitas Cambridge, David Mackay, melepas charger ponsel dari terminal listrik dalam waktu yang lama lalu memasangnya kembali, sama halnya menjalankan mesin pemanas air listrik dalam waktu satu tahun.

Masih menurut Mackay, daya yang diperlukan ketika perangkat listrik pertama kali dicolokan lebih besar konsumsinya jika dibandingkan dengan memasangnya terus menerus pada panel listrik. Jumlah energinya bisa melonjak hingga sepuluh kali lipat.

Kalau hal terakhir sudah jelas pada tahu kan ya.

Baca juga:

Admin
Opreker jarang mandi


EmoticonEmoticon